Pengertian Subnetting Pada Jaringan Komputer

Diposting pada

Bacaaja.id Pengertian Subnetting Pada Jaringan Komputer. Subnet, subnetwork atau subnetting adalah subdivisi logis dari jaringan IP.

Pembagian jaringan menjadi dua atau lebih jaringan disebut subnet. Oleh karena itu, jaringan yang besar dapat dibagi menjadi beberapa subnet yang lebih kecil.

Subnetting adalah metode membagi jaringan besar menjadi jaringan yang lebih kecil dengan mengorbankan bit host ID di subnet mask untuk digunakan sebagai ID jaringan baru.

Subnet adalah cara untuk membagi jaringan menjadi subnet yang lebih kecil.

Pengertian Subnetting

Pengertian Subnetting
Pengertian Subnetting – Image From Google

Subnetting merupakan strategi yang digunakan untuk membagi jaringan fisik menjadi dua atau lebih subnet logis yang lebih kecil (subnet).

Alamat IP mencakup segmen jaringan dan segmen host. Subnet dikembangkan dengan mengambil bit dari bagian host dari alamat IP dan menggunakan bit tersebut untuk mewakili beberapa subnet yang lebih kecil dari jaringan sumber.

Subnet memungkinkan organisasi untuk menambahkan subnet tanpa harus mendapatkan nomor jaringan baru melalui Penyedia Layanan Internet (ISP).

Subnet membantu mengurangi lalu lintas jaringan dan menyembunyikan kompleksitas jaringan.

Subnet sangat penting ketika satu nomor jaringan harus ditetapkan ke banyak segmen jaringan area lokal (LAN).

Subnet awalnya dirancang untuk mengatasi kurangnya alamat IP di Internet.

Metode ini memungkinkan kalian untuk memecah jaringan yang terlalu besar dan kompleks menjadi jaringan yang lebih kecil dengan nama baru yang lebih mudah dikelola.

Sayangnya, subnet ini tidak tersedia saat sedang digunakan. Subnet hanya cocok untuk kelas alamat IP tertentu.

Alamat IP ini adalah Kelas A, B, dan C.

Subnetting biasanya dilakukan ketika lebih banyak jaringan diperlukan, tetapi ada lebih sedikit host di jaringan.

Jaringan IP ini memungkinkan kalian untuk mendapatkan maksimum 254 (282) alamat IP yang dapat diatur untuk komputer yang terhubung ke jaringan.

Pertanyaan adalah bagaimana mengelola jaringan dengan lebih dari 254 komputer.

Tentu saja, ini tidak mungkin jika kalian perlu menginstal terlalu banyak komputer di satu tempat. Jika kantor hanya menggunakan 30 komputer, 224 alamat IP tidak digunakan.

READ :  Rekomendasi 9 Laptop Apple Untuk Game Yang Paling Laris

Alamat IP dan Subnetting

Alamat IP terdiri dari angka 32-bit antara 0 dan 4294967295, dibagi menjadi empat oktet. Setiap oktet diubah menjadi angka desimal dan dipisahkan oleh titik.

Ini berarti bahwa Internet dapat terdiri dari 4,3 miliar alamat. Oktet ini dapat menyarankan skema pengalamatan yang cocok untuk jaringan besar dan kecil.

Ada 5 nilai kain yang berbeda dari A hingga E. Dalam kebanyakan kasus, kelas A hingga C digunakan (kelas D dan E dicadangkan).

  1. Jaringan kelas A menggunakan subnet mask default 255.0.0.0 dan 0127 sebagai oktet pertama
  2. Jaringan kelas B menggunakan subnet mask default 255.255.0.0 dan 128191 sebagai oktet pertama
  3. Jaringan kelas C menggunakan subnet mask default 255.255.255.0 dan 192223 sebagai oktet pertama
  4. Untuk Jaringan kelas A Kelas A, B, atau C Jaringan TCP/IP dapat dipartisi atau di-subnet oleh administrator TI organisasi

Fungsi Subnetting Pada Jaringan Komputer

Fungsi Subnetting Pada Jaringan Komputer
(Ilustrasi)Fungsi Subnetting Pada Jaringan Komputer – Image From Google

1. Meningkatkan Keamanan Jaringan

Dengan membagi jaringan kalian menjadi subnet, kalian bisaa menggunakan ACL, QoS, atau peta rute untuk mengontrol arus lalu lintas, mengidentifikasi ancaman, menutup titik masuk, dan menargetkan respons dengan lebih mudah.

Kalian juga dapat berbagi jaringan dengan router dan menghubungkan subnet melalui router dan beralih konfigurasi ACL.

Akibatnya, perangkat di subnet tidak akan dapat mengakses seluruh jaringan.

Pilihan lainnya adalah membatasi akses ke sumber daya klien nirkabel kalian sehingga kalian tidak dapat dengan mudah mengakses informasi berharga dari lokasi yang jauh.

2. Memudahkan administrasi

Dengan subnetting, kalian bisa menciptakan jaringan yg mempunyai batas host yg lebih logis, yg bertentangan menggunakan batasan kelas pengalamatan IP: Delapan bit buat Kelas A, 16 bit buat Kelas B & 24 bit buat Kelas C.

Pikirkan mengenai hal ini, bila internet hanya terbatas dalam ketiga kelas itu, setiap jaringan hanya mempunyai 254, 64.000, atau 16 juta alamat IP buat perangkat host.

READ :  Full Version x videostudio video editor apk2 qaeda download gratis

Dengan nir adanya subnet, jaringan menggunakan lebih menurut 254 perangkat memerlukan alokasi Kelas B, yg bisa membuang ribuan alamat IP.

Dengan subnetting, kalian bisa menentukan jumlah bit pada subjaringan kalian, menciptakan batas host yg lebih realistis.

Subnetting jua adalah cara yg efektif buat mengawasi mesin-mesin pada jaringan kalian, yg dalam gilirannya bisa membantu kalian memilih mesin mana yg perlu perhatian bila timbul masalah.

Jadi ad interim mereka merogoh perencanaan & implementasi yg matang, jaringan yg pada-subnet secara generik lebih gampang buat dikelola & dipecahkan.

3. Meningkatkan Kecepatan Jaringan dan Kinerjanya

Paket broadcast mengirimkan informasi untuk mencapai setiap perangkat yang terhubung ke jaringan karena setiap perangkat memiliki titik masuk ke jaringan.

Namun, sejumlah besar titik masuk dapat mempengaruhi kinerja transmisi perangkat Internet dan kinerja jaringan total.

Paket Siaran Masalah-masalah lain dapat mengirim spam ke setiap perangkat di jaringan, sehingga dapat dilipat pada perangkat yang tidak terkait dengan tugas-tugas yang ada yang dapat mempengaruhi kapasitas jaringan.

Namun, dalam subnetwork, adalah mungkin untuk memverifikasi bahwa informasi area siaran jaringan atau subnet tetap ada, memungkinkan subnet lain untuk memaksimalkan kecepatan dan efektivitas.

Subnet Share Network Broadcast Domain dan lebih tepatnya mengontrol arus lalu lintas dan meningkatkan kinerja jaringan.C

atatan: Lebih baik membatasi lalu lintas ke satu subnet daripada memindahkannya antar subnet.

Oleh karena itu, kalian harus membatasi jumlah perangkat di subnet kalian sebanyak mungkin dan mengontrol lalu lintas antar subnet. Ini akan meningkatkan kecepatan dan kinerja jaringan kalian.

4. Mengontrol Pertumbuhan Jaringan

Saat merencanakan dan merancang jaringan, ukuran merupakan faktor yang perlu dipertimbangkan.

Salah satu manfaat utama dari subnet adalah memungkinkan kalian untuk mengontrol pertumbuhan jaringan.

Kalian dapat menggunakan rumus penyimpanan umum untuk menentukan ukuran jaringan kalian.

READ :  Mark AI Review : Robot Trading Apakah Profit atau Penipuan ?

Dapatkan jumlah nol di subnet mask saat dikonversi ke biner, ambil dua pangkat dari angka itu, lalu negatif dua dan kemudian kalian akan memiliki jumlah host yang mungkin untuk mask subnet itu di jaringan.

Langkah selanjutnya adalah mengetahui pertumbuhan jaringan yang diharapkan, yang dalam banyak kasus akan sangat bergantung pada ukuran fisik bangunan kalian.

Misalnya, apakah jumlah perangkat yang dibutuhkan akan tetap stabil atau pada akhirnya akan berlipat ganda?

Jika demikian, kalian perlu menyesuaikan persamaan untuk formula host yang sesuai untuk menentukan ruang alamat IP yang benar untuk jaringan lkalian.

5. Mengurangi Kepadatan Pada Jaringan

Subnetting memastikan bahwa traffic yg ditujukan buat perangkat pada subnet permanen berada pada subnet itu, yg mengurangi keleletan.

Melalui penempatan subnet yg strategis, kalian bisa membantu mengurangi beban jaringan & kemudian lintas rute yg lebih efisien.’

Jadi, apa yg terjadi dalam jaringan akbar tanpa subnet? Setiap personal komputer akan melihat paket broadcast berdasarkan seluruh personal komputer & server pada jaringan, sebagai akibatnya switch wajib memindahkan seluruh kemudian lintas ke port yg sesuai.

Hal ini mengakibatkan peningkatan keleletan, kinerja jaringan berkurang, & ketika respons yg lebih lambat.

Namun, memakai router buat memindahkan kemudian lintas antara output subnet tanpa kemudian lintas siaran atau keterangan apa pun yg nir perlu diarahkan atau dipindahkan ke subnet lain.

Lantaran jumlah kemudian lintas pada setiap subnet berkurang, kecepatan setiap subnet meningkat, yg memudahkan stagnasi jaringan.

Oke sobat bacaaja, itu saja yang dapat admin sampaikan dan jelaskan mengenai pengertian subnetting pada Jaringan Komputer.

Semoga informasi yang sudah kami bagikan ini dapat membantu kalian semua dan bermanfaat.

Terima Kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *