Novel Suamiku Ternyata Seorang Presdir BAB 2 PDF

Diposting pada

Bacaaja.id Novel Suamiku Ternyata Seorang Presdir BAB 2 PDF. Hallo sobat-sobat setia bacaaja, kali ini admin akan membagikan kelanjutan novel yang saat ini sedang banyak sekali dicari-cari. Jika kalian sudah tidak sabar lagi dengan novelnya dan ingin langsung membacanya, kallian bisa langsung melihat dibawah ini sobat. Selamat Membaca.

Novel Suamiku Ternyata Seorang Presdir BAB 2

Novel Suamiku Ternyata Seorang Presdir BAB 2 PDF

“Tidak pak… Sumpah demi Apapun kami tidak sedang berbuat mesum.” jawab Kinar merasa panik.

Bapak-bapak itu menyoroti tubuh sang pria. “Liat itu, gespernya saja tidak terpasang.” tutur bapak A.

“Astaga.” Pria itu panik. Saking takutnya dengan gelap ia lupa belum memasang gespernya kembali.
Kinara membulat kan bola matanya.

“Sungguh pak, kita tidak berbuat apa-apa. Tadi itu?”

“Alllaaaaaahhh sudah kita bawa saja ke rumah pak RT.”

“Ya ampun, pak sungguh kami tidak ngapa-ngapain.” Pria itu membuka suaranya.

“Diam kau! Sudah kepergok mesum mau sok mengelak lagi.” Buaaaaaakkk salah seorang pria menghajar wajahnya.

“Kyaaaaaaaa… Bapak-bapak tolong jangan pukul mas Ini, kami bersumpah tidak berbuat apapun pak.” Kinara mulai menitikkan air matanya merasa ketakutan.

Salah seorang bapak-bapak itu menarik baju sang pria. “Kau mau ku bawa ke kantor polisi atau pertanggungjawabkan perbuatan?”

“Saya benar-benar tidak melakukan apapun pak… Tapi jika saya di minta untuk bertanggung jawab maka akan saya lakukan,” jawabnya. Mereka berdua pun di gelandang ke sebuah rumah sederhana.
Rumah ketua RT di komplek tersebut.

Sungguh perasan takut bercampur malu masih berkecamuk di benak Kinara. Pria ini sama sekali tidak ia kenal, namun dengan apesnya dirinya di tuduh melakukan tindak asusila di dalam warungnya.
Sehingga membuat ketua RT tersebut meminta pria itu untuk menikahi Kinara malam ini juga.

Terlihat ragu pria di sampingnya. Karena ia diam cukup lama untuk menjawab tuntutannya.

“Bagaimana?” tanya Ketua RT tersebut.

READ :  Baca Novel Diana Permata Terindah Dari Desa

“Baiklah. Saya akan menikahinya malam ini.” jawab pria tersebut.

Mata Kinara membulat. Ia menoleh perlahan ke arah Pria tersebut, terlihat senyum tipis tersungging di bibir pria itu.

‘ya Tuhan, aku memang sudah saatnya menikah namun tidak dengan cara memalukan ini.’ wanita itu menunduk.
Terlebih saat pria itu berikrar di hadapan seorang kyai, pak RT dan para warga yang turut menjadi saksi.

Beberapa diantara mereka juga mengambil foto mereka dengan tawa mengejek.

Kinara mengepalkan tangannya. Ia benar-benar ingin merebut ponsel mereka dan membanting.
Sekejam itukah mereka? Menganggap suatu musibah yang tak semestinya menjadi tontonan malah justru di abadikan?

Kinara sudah tidak bisa menampung air matanya saat semua saksi mengesahkan mereka.

“Kalian baru sah secara agama ya, belum secara hukum. Akan lebih baik jika kalian mengurus ini ke KUA.” ucap kyai tersebut.

“Terimakasih pak Kyai.” ucap pria tersebut. Dia menoleh ke arah Kinara dengan tatapan merasa bersalah.

Hingga akhirnya mereka pulang ke rumah Kinara. Sebuah hunian yang bisa di bilang cukup sederhana.

Kinara membuka kunci rumahnya. “Silahkan masuk mas.” titahnya lesu.

Pria itu berjalan masuk. Pandangannya terus berkelana. Lalu kembali fokus pada Kinara yang duduk di sofa usang di ruang tamu sederhana itu.

Sedikit ragu ia duduk di sebelah Kinara. Berjarak hampir satu meter, mengamati gadis yang masih menangis di sebelahnya. Tangannya sedikit terangkat namun kembali turun. Ia ingin menenangkan nya namun tidak berani.

“Maafkan saya mas. Jujur saya malu karena hal ini.” Isak nya. Pria itu diam saja.

“Saya tahu. Ini tidak semestinya terjadi pada kita. Mas bisa menalak saya malam ini juga. Dan pergi.”

Pria itupun mengulurkan tangannya meminta Kinara untuk menjabatnya.

“Aku Tara.” ucapnya pelan. Kinara mengangkat kepalanya.

“Mas Tara?”

Pria itu tersenyum. “Ayo, jabat tangan ku.” Titahnya.

READ :  Baca Novel Lelaki Yang Tak Terlihat Kaya Bab 21 Gerald Crawford

Kinara menyentuhnya. Tara pun mengangkat tangan itu mendekati ke bibir Kinara sehingga gadis itu bisa mengecup punggung tangannya.

Kinara sedikit terkejut saat bibirnya menyentuh punggung tangan yang halus dan putih bersih itu.

“Kita jalani dulu saja. Biarkan mengalir seperti air. Karena jika aku langsung meninggalkan mu, semua warga pasti akan mengecam mu Kinar.”

Kinara masih menatapnya bingung. “Tapi… Tapi kita kan?”

“Aku tidak akan menyentuh mu kok. Sampai kita benar-benar yakin.” ucapnya.

Air matanya semakin deras. “Apa aku bisa mempercayai mu mas?” Karena bagaimanapun juga dia pasti punya hasrat selayaknya laki-laki normal.

“Akan ku usahakan. Di sini ada dua kamar lain selain kamar mu kan?” tanya Tara.

Kinar mengangguk. “Tapi kotor, karena lama tidak di gunakan. Kamar bekas ayah ku.”

Tara mengusap-usap kepalanya. “Kalau begitu malam ini aku tidur di sofa ini saja.” ucapnya.

“Mas yakin?”

“Iya lah. Sangat yakin.”

“Anu, kalau mas ingin menalak aku Benaran tidak apa-apa loh. Soalnya aku cuma gadis penjual kopi.”

Sedikit tertawa. “Aku sudah bilang kita jalani dulu saja. Lagi pula aku kan hanya seorang supir taksi online. Kita sederajat.”

Kinar Menatap penuh keraguan. Bisa jadi kan pria ini berbohong. Pria setampan ini, tangan yang halus dan tubuh yang putih bersih. Masa iya dia orang yang sederajat dengannya, dan tidak mungkin juga dia tidak memiliki istri.

“Kinara—” panggilnya.

“I…iya mas.”

“Percaya pada ku. Aku tidak akan membuat mu merasa merugi, aku tidak akan melakukan hal yang aneh-aneh sampai keyakinan ada di hati kita. Bagaimana? Mau kan menjalaninya?” tanya mas Tara.

Perlahan kepala itu mengangguk. Ya mau bagaimana lagi, ia juga tidak ingin di hujat banyak orang bukan? Karena kabar cinta satu malam.
Jadi ya sudah lah jalani saja, pria ini terlihat tulus juga.

READ :  Baca Novel Terjerat Cinta Mahasiswa Abadi Gratis Full Episode

“Emmm, aku agak risih dengan baju basah ini Kinar. Kau ada baju ganti yang bisa ku pinjam?”

“Ada sih, baju bekas mendiang ayah ku. Mas mau pakai?”

“Boleh deh, dari pada pakai baju basah seperti ini.”

Kinara pun beranjak ia masuk ke dalam kamar ayahnya.

Sedangkan Mas Tara masih saja mengamati Kinar yang sudah menghilang dari pandangannya.
Ia pun menghela nafas.

‘Bagaimana ini? Tiba-tiba aku sudah beristri?’ Gumamnya dalam hati. Ia pun menyandarkan kepalanya di sandaran sofa usang tersebut.

Hingga tak lama Kinara keluar membawakan setelan baju yang setidaknya paling cocok lah untuk pria yang sudah menjadi suaminya itu.

Setelah mengganti pakaian pria itu merebahkan tubuhnya di atas sofa dengan bantal dan selimut yang di berikan Kinara.

“Terimakasih Kinara. Kamu tidur ya, sudah malam,” Ucapnya. Kinara pun tersenyum sama halnya dengan mas Tara. Dia menutupi wajahnya dengan lengannya lalu terpejam.

Kinara berjalan memasuki kamarnya. Tersenyum sekilas lalu masuk dan menutup pintu itu.

Malam panjang pun mereka lalui dengan status yang tiba-tiba berubah. Seperti mimpi rasanya, tidak ada persiapan apapun tiba-tiba dia sudah sah memiliki suami.

Kinara dan mas Tara sama-sama masih canggung antar satu sama lain.
Saat ini mereka hanya berusaha menjalaninya dan menunggu apa yang akan terjadi setelahnya.

Akhir Kata

Oke sobat setia bacaaja, itu saja yang dapat admin sampaikan terkait novel kali ini yang berjudul “Novel Suamiku Ternyata Seorang Presdir BAB 2 PDF“. Semoga dapat berguna untuk kalian semua.

Terima Kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *